Perubahan iklim merupakan tantangan global yang berdampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Salah satu penyebab utama perubahan iklim adalah meningkatnya konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK) di atmosfer akibat aktivitas manusia. Pemerintah Indonesia telah menunjukkan komitmen kuat terhadap isu ini dengan menetapkan target penurunan emisi GRK sebesar 26% pada tahun 2020 dengan sumber pendanaan domestik, dan hingga 41% dengan dukungan internasional. Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) yang menetapkan target penurunan emisi sebesar 31,89% secara mandiri dan hingga 43,20% dengan bantuan internasional pada tahun 2030.